Loading...

Kinerja BLES Tumbuh Positif di Kuartal III 2025

Artikel ini disadur dari INVESTOR.ID


PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES), produsen bata ringan Blesscon dan Superiore Block, mencatat pertumbuhan kinerja positif hingga kuartal III 2025 di tengah kondisi industri bahan bangunan yang masih penuh tantangan.

Berdasarkan laporan keuangan sementara, pendapatan bersih emiten milik SPS Corporate itu mencapai Rp 1,07 triliun, tumbuh 3,92% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba bersih hingga akhir kuartal III tercatat Rp 48,8 miliar, meningkat signifikan dibandingkan kuartal II yang sebesar Rp 8,1 miliar. Margin EBITDA perusahaan juga terjaga di kisaran 17,54%.

Direktur Keuangan BLES, Andrew, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari strategi efisiensi dan pemerataan produksi di seluruh wilayah operasional.

“Kinerja positif di kuartal III menunjukkan kemampuan kami menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah dinamika pasar. Dengan beroperasinya pabrik kelima di Banjarnegara, kapasitas produksi meningkat sekaligus memperkuat efisiensi distribusi di Jawa Tengah bagian barat dan selatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, volume penjualan bata ringan BLES tercatat naik 23,05% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini didukung oleh perluasan jaringan distribusi serta pemulihan sektor properti dan infrastruktur nasional.

Ada pun pabrik baru di Banjarnegara, Jawa tengah yang mulai beroperasi pada Juli 2025, menambah kapasitas produksi perusahaan menjadi 5,6 juta meter kubik per tahun. Kehadiran fasilitas ini memperkuat posisi BLES sebagai salah satu produsen bata ringan terbesar dengan jaringan distribusi yang luas di Indonesia.

“Investasi di Banjarnegara merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pusat produksi dengan pasar, menekan biaya logistik, dan mempercepat suplai ke pelanggan,” kata Andrew.

Dari sisi keuangan, total aset perusahaan meningkat 11,84% dibandingkan tahun buku 2024, mencerminkan ekspansi dan struktur keuangan yang lebih solid.

BLES pun optimistis tren positif ini berlanjut hingga akhir 2025, dengan fokus pada efisiensi produksi, penguatan rantai distribusi, serta perluasan penetrasi pasar. “Kami akan terus memperkuat daya saing melalui inovasi, efisiensi, dan komitmen menjaga kualitas produk yang dipercaya pasar,” tutur Andrew.