Artikel ini disadur dari Radar Mojokerto
Berdasarkan informasi Pemerintah Daerah Kabupaten Mojokerto Jawa Timur, saat ini masih terdapat sekitar 9 ribu unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kabupaten Mojokerto yang membutuhkan perhatian dan akan terus bertahap penanganannya.
Program Rutilahu menjadi salah satu upaya menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang sehat dan aman.
Keterlibatan sektor swasta menjadi langkah penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memperkuat kolaborasi pemerintah dengan masyarakat.
PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES), produsen bata ringan Blesscon sebagai perusahaan swasta pertama yang bersinergi dengan Badan Amin Zakat Nasional (Baznas) Kab Mojokerto turut mendukung pembangunan masyarakat melalui penyerahan simbolis bantuan bata ringan.
Bantuan ini ditujukan untuk program pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kab Mojokerto.
Penyerahan bantuan dilakukan bersama Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra yang juga kerap disapa Gus Barra. Ia memberikan apresiasi atas kepedulian pihak swasta terhadap masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Superior Prima Sukses Tbk yang telah mendukung program Rutilahu melalui sumbangan bata ringan. Semoga langkah ini menjadi contoh bagi pihak swasta lainnya untuk turut serta dalam pembangunan sosial di Kabupaten Mojokerto,” ujar Gus Barra pada sambutannya Senin (25/8).
Zamroni Ahmad Ketua Baznas Kab Mojokerto menyampaikan, selain memberikan manfaat sosial, penggunaan bata ringan Blesscon juga berkontribusi pada pembangunan ramah lingkungan yang efisien energi, dan cepat dalam pemasangan.
“Program ini tidak hanya membantu menyediakan rumah yang layak, tetapi juga sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan yang tengah digalakkan pemerintah. Adanya Blesscon sebagai pihak swasta telah membantu masyarakat Mojokerto,” ujar Zamroni.
Brand Manager BLES Yusuf Permadi menambahkan, kami percaya pembangunan tidak hanya tentang infrastruktur, tetapi juga tentang membangun kehidupan masyarakat yang lebih layak.
“Melalui dukungan ini, kami berharap bisa membantu menghadirkan hunian yang lebih sehat, ramah lingkungan, serta mendukung pembangunan berkelanjutan di Mojokerto,” tambah Yusuf.